Langsung ke konten utama

Postingan

Crowded

Kau tahu? Pagi ini, aku mengikuti jalanmu. Aku telusuri jalan yang biasa kau lalui. Pertama, terasa aneh. Karena ini bukan jalan yang biasa aku lewati. Namun, tetap kulalui. Sampai aku mencapai tempat di mana kita biasa berpisah. Melalui jalanmu, aku jadi tahu. Apa saja yang kau saksikan setiap pagi. Berapa tikungan yang kau hadapi. Berapa jalan berlubang yang kau hindari.  Kau …. Ah, tahukah kau? Jatuh cinta adalah perkara yang mengerikan. Tak ada yang bisa kulakukan selain diam. Membiarkan rasa itu mati dan musnah ditelan malam. Dan aku … lebih suka melihatmu dari belakang. Tahukah kau berapa harapan yang kusimpan demi melihat tiga huruf terpampang di hadapan? Yah … Aku tahu. Aku tahu, Aku paham. https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRnMxxumDq8wujRWkY_B18sURSxy92hVvDLIUzZaXuSeTdZHkmRjg

Mungkin

Tahukah kamu? Salah satu hal menyebalkan dalam hidup adalah bertemu dengan orang-orang menyebalkan. Mereka terlihat manis di depan, tetapi begitu di belakang, mereka mengumpat tak karuan. Ah, tidak. Aku hanya akan menceritakan tentang satu orang. Ya, satu orang. Di depan orang-orang, dia terlihat manis. Bak malaikat, tanpa cela. Bahkan, para penggemarnya sangat memujanya. Menggilainya. Meng-iya-kan segala ucapannya. Tapi denganku, ugh! Jilbab lebarnya tak mampu menangkal perilaku buruknya. Maaf. Mungkin ini salahku. Menjadi bagian dari sebuat coorporate yang dia kelola. Well … katanya, aku tidak enerjik, tidak kreatif, bodoh (jika dia mulai mengutarakan sindirannya mengenai nilai kuliahku). Ya. Ini sebenarnya salahku. Jika tak masuk dalam lubang yang dia buat, tak mungkinlah terjadi ini semua. Mungkin, dia kecewa. Mungkin, apa yang kulakukan tidak sesuai ekspektasinya. Mohon maaf. Mungkin ini salahku. Menganggapnya ‘mulia’ di pertemuan pertama, ...

Menikmati, Penuh Syukur

Ahad kemarin, alhamdulillah, akhirnya berhasil menikmati pagi dengan bebas. Nengok sawah di desa tetangga. Masih utuh. Hahaha … Iya, sawahnya masih utuh. Belum berubah ditanami bangunan.  Semakin bervariasi tanaman. Nggak cuma padi, ada bawang merah, timun, pare, melon, tomat, ummm, yummy.  Masya Allah. Udara paginya segar sekali. Lanjut menyusuri desa tetangga. Ada anak cowok, masih SD sepertinya, sedang menyapu teras. Ada ibu-ibu yang lagi ngobrol. Ada yang sedang membakar sampah. Ada juga gerombolan ibu-bapak jalan-jalan.  Alhamdulillah…. Hidup di desa. Dekat sawah. Dekat hamparan hijau dengan pemandanga n g unung di sisi timur dan barat.

Hati-hati dengan Hati

Bahkan, hati pun perlu hati-hati Harus dijaga dengan hati-hati Agar tak terjerembab ke dalam lembah yang membuat sesal nanti Bahkan, hati pun perlu hati-hati Harus dijaga dengan hati-hati Agar tak terpancing syahwat dunia yang membuat tangis di mata dan hati Bahkan, hati pun perlu hati-hati Dari gemerlap dunia yang menggoda tanpa henti Dari candu kesenangan dunia yang terhampar jelas di hadapan Menjaga hati Dari penyakit hati
Terkadang, ketidaknormalan di mata manusia .... adalah super kenormalan yang disukai Tuhan.
Wajah aslimu akan mudah kelihatan, dari ketabahanmu menghadapi kesulitan, dan caramu menyikapi kesuksesan. -Djenar Mahesa Ayu
Salah satu cara membersihkan hati: mulai menjalin komunikasi dengan dia yang kamu benci.